[Fiksi Mini] Horor

Kumpulan Fiksi Mini : Nur Muhammadian

HOROR

SETIA. “Aku akan selalu mengingatmu” sambil mengusap cincin istrinya yang meninggal 10 tahun yang lalu,masih melingkar di jari manis empunya.

ROMANTIS – KONYOL

Satu setengah jam berdiri.  Suaminya berdiri di bahunya menonton pertandingan bola dari balik pagar lapangan.

Tangan kanan memegang sekantung es teh, satunya mengusap peluh di dahi istrinya yang sedang memanggul sekarung beras. Dari pasar ke rumah.

TRAGEDI

Keluarga sang penulis. Ibu tak henti menangis sejak ayah pergi setahun lalu.Koleksi buku ayah sudah habis kumakan. Besok makan apa?

[Tips Menulis] Agar Tulisan Terasa Manis

Oleh : Afiani

Seorang penulis yang pemula. Seringkali merasa minder dengan karyanya. Jika ditanya, sudah pernah nulis? Banyak yang jawabannya ‘sudah‘.

Selanjutnya, ketika ditanya ‘mana catatan facebook-nya??’

Cuma nyengir sambil jawab, Buat koleksi pribadi saja mbak’

Well, Kalau mau dibilang pemula, saya ngakunya pemula siih. Tapi, mau dikatakan baru saja menulis, juga tidak bisa.

Kalau cara saya sederhana saja. *Tapi, belom ngerasa tulisan saya sudah manis*

Sebuah proses selalu tiada henti. (RIGHT!?!)

Pertama MELATIHLAH PENA Continue reading [Tips Menulis] Agar Tulisan Terasa Manis

[Tips Menulis] Jangan Menunda!

Oleh: Risma Purnama

Ketika nama saya dipanggilin oleh Pak De Heri Cahyo untuk ikut mengisi artikel Tips Menulis di Situs  PNBB, hayah…saya langsung garuk garuk kepala yang tak berketombe. Lah, saya saja menulisnya masih moody alias tergantung suasana hati.

Hasilnyapun sering asal saja dengan thema yang beragam yang tak pernah saya pikirkan. Saya hanya melakukan saja tanpa menunda ketika mood bagus saya lagi hadir. Dan saya harus membuat Tips Menulis? Siapa takut!

Sesungguhnya sejak kita tahu baca tulis, kita semua memiliki bakat menulis. Hanya saja aturan aturan yang mengikat mengenai dunia tulis menulis membuat kebanyakan orang untuk urung mengeluarkan isi pikirannya. Takut dikritik, tidak dibaca orang, dihina dan dianggap aneh mengungkapkan isi pikiran sendiri membuat banyak orang mengurungkan niat untuk merangkai kata kata tersebut dalam bentuk tulisan. Continue reading [Tips Menulis] Jangan Menunda!

[Tips Menulis] Menulis Ketika Kepepet

Oleh:  ‘Hildan Salam Smangat

Assalamu alaikum wr. wb.

Gaya Nulis Ngebut ala BigHILDAN sangat cocok bagi Anda yang berelemen “API”. Mudah terbakar, reaktif, berbahasa bombastis…halah yang jelas KERJAAN BANYAK dan SERBA KEPEPET.

Tipsnya sangat mudah :

  1.  Pilih tema yang “menyulut”. Biasanya say mudah tersulut dengan tema-tema bisnis, parenting, budaya Jawa dan (maaf) beberapa teman yang suka acara Khilafah2an. Nah, bagi Anda dgn tipikal sejenis saya pasti punya tematim tertentu yang sangat “menyulut”.
  2. Segera ambil alat tulis atau keyboard/laptop juga boleh. Tuangkan hal-hal “menyulut” tadi dengan segera. Tulis dengan cepat tanpa perlu peduli tanda baca atau pun kaidah penulisan. Karena hal tersebut bisa dilakukan diakhir waktu.
  3.  Beri tenggat waktu maksimal 2 jam tulisan selesai. Saya pribadi rata2 menulis 3-4 halaman folio maksimal 2 jam. Tujuannya adalah supaya energi “menyulut” yang Khas orang2 elemen Api ini cepat tersalurkan. Karena letupan diawal yang besar, biasanya tidak tahan lama. Begitu ditunda beberapa jam, apalagi beberapa hari..wah dipastikan tulisannya tidak bakal selesai.
  4. Jika tulisan sudah 90% selesai, selanjutnya direvisi. Perhatikan tanda baca dan detail. Kelemahan orang2 tipikal ini adalah pada detail. Ditakutkan ada kata-kata yang kurang sopan dan menyinggung pihak lain.
  5. Jika sudah 100% rampung segera tekan Ctrl+S dan posting di Dokumen Facebook dan simpan di drive D (DATA). Tipikal orang-orang seperti ini : Pelupa, Tidak suka detail, Sistem penyimpanan kacau. Nah…FB bisa dijadikan penyimpanan data yg mudah, apalagi segera diposting di PNBB.

Wassalamu alaikum wr. wb.
Smangat Menulis ya…

HILDAN FATHONI

 

[Tips Menulis] Menulis Membebaskan Diri

Oleh : Indrawati

Menulis merupakan salah satu kegiatan yang saya geluti sejak saya duduk di bangku SMP. Biasanya, saya menuliskannya di buku diary. Dan ini berlangsung hingga sekarang.  Dan kalau dulu diary saya adalah di buku harian, maka sekarang saya menuangkannya dalam blog pribadi.  Dengan menulis,  saya merasa lebih enjoy, karena uneg-uneg atau apapun yang menjadi ganjalan saya, dapat saya keluarkan meskipun dalam bentuk tulisan.

Berikut tips menulis saya: Continue reading [Tips Menulis] Menulis Membebaskan Diri