Oleh: Galuh Cempaka

 

Guntung Minah

Guntung = Lembah, Minah adalah nama seorang gadis yang selalu datang ke lembah itu untuk mencuci. Guntung Minah terletak di antara dua buah gunung yang masih lebat hutannya. Disana mengalir sebuah sungai, airnya sangat bening dan mengalir namun tidak begitu deras, sekilas nampak tenang. Dan sepertinya orang-orang belum begitu mengetahui keberadaan guntung tersebut, ini terlihat hanya ada  jalan setapak, untuk menuju kearah sana.

Guntung ini tidak begitu jauh dari tempat tinggal orangtua saya. Biasanya kalau kesana saya sangat senang menyaksikan pemandangan alam ini, gunung dan hutannya masih hijau, belum terjamah tangan orang-orang yang suka merusak hutan. Udaranya sejuk dan sangat dingin. Jujur kalau saat liburan saya menginap disana, hmmm…dijamin siang baru mandi. Seperti biasa Minah mencuci di Guntung itu, sesaat dia mendengar sayup-sayup suara gamelan ditabuh, seperti ada acara ronggeng. Namun dia tidak menghiraukan. Minah tetap dengan pekerjaannya, tapi semakin lama suara gamelan itu semakin jelas, seakan-akan sangat dekat sumbernya.

Minah pun berdiri untuk memperjelas, perlahan-lahan dia melangkah, terus menyusuri tepi sungai untuk mengetahui dimana suara gamelan tersebut.Semakin dia ikuti, suara gamelan itu semakin jelas, namun tidak ada terlihat apa-apa, ini benar-benar membuat Minah penasaran.

Minah terus…dan terus mengikuti…akhirnya dia pun menghilang di kegelapan. Keluarga Minah sudah berusaha dan berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencarinya, namun Minah tidak juga ditemukan. Mereka pun pasrah, tidak lagi mencarinya, namun selalu berdoa semoga Minah kembali.

Hari berganti Minggu, bulanpun berganti tahun, namun Minah belum juga pulang. Akhirnya mereka pun mengikhlaskan kepergian Minah. Nah untuk mengenangnya maka diberilah nama Guntung Minah. Itulah asal bermula nama Guntung Minah

Entah misteri apa yang tersembunyi di Guntung Minah, karena sampai sekarang suara gamelan itupun kadang-kadang masih terdengar pada malam hari, apalagi menjelang larut malam, suaranya terdengar sayup-sayup. Pertama kali mendengar saya mengira ada acara wayang atau ronggeng, namun ternyata suara itu berasal dari Guntung Minah, dan sepertinya begitu kita mendengarkan, semakin menikmati kita semakin terbuai. Sebab itu disarankan apabila mendengar suara gamelan tersebut, cepat cepat menutup telinga, baca istigfar dan sholawat. Ketika itu saya lakukan, Alhamdulillah suara itu tidak terdengar lagi..

Adik adik tahu tidak.. sewaktu menulis cerita ini, bunda merinding…karena memang pernah mendengarnya. Jadi memungkinkan bagi Minah selalu mencari dan mengikuti darimana suara gamelan itu..

Sangat banyak cerita misteri, mitos, ataupun keajaiban yang bunda ketahui dan alami di daerah bunda.

Terimakasih pak Heri, dengan PR ini, sudah mengingatkan saya dengan cerita lama..

*******

Banjarbaru,4 Maret 2012

 

Gambar sekedar ilustrasi di ambil dari sini

 

Tags: , , , ,