Kumpulan Fiksi Mini : Nur Muhammadian

HOROR

SETIA. “Aku akan selalu mengingatmu” sambil mengusap cincin istrinya yang meninggal 10 tahun yang lalu,masih melingkar di jari manis empunya.

ROMANTIS – KONYOL

Satu setengah jam berdiri.  Suaminya berdiri di bahunya menonton pertandingan bola dari balik pagar lapangan.

Tangan kanan memegang sekantung es teh, satunya mengusap peluh di dahi istrinya yang sedang memanggul sekarung beras. Dari pasar ke rumah.

TRAGEDI

Keluarga sang penulis. Ibu tak henti menangis sejak ayah pergi setahun lalu.Koleksi buku ayah sudah habis kumakan. Besok makan apa?

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,