Selamat pagi, pakabar man teman? Semoga semua sehat2 ya. Rasanya sudah berabad2 gak nengokin rumah indah ini. Harusnya ditulis kemarin waktu mapel kesehatan. Tapi karena sejak Rabu lalu vertigoku yang sudah 3 tahun absen, kembali datang berkunjung. Alhamdulillah hari ini sudah sedikit mereda karena bantuan obat dokter.
Nah mumpung kuping lagi gak sakit, gak mual dan kepala lagi nggak muter kayak n…aik kursi ontang anting di Dunia Fantasi, aku sempetin nulis untuk tanya-tanya ke pak dokter Hafid Algristian atau juga pakar hypnotherapy seperti mas Nur Muhammadian dan teman2 lain. Adakah solusi untuk mengatasi vertigo (akibat gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam).
Dokter hanya memberikan obat untuk melancarkan peredaran darah dan meregangkan otot di sekitar pundak dan leher saja dan saran untuk olah raga teratur. Oya, pertama kali merasakan vertigo heboh itu sekitar 10 tahun lalu (rasanya pernah jatuh pingsan dan kepala belakang terbentur tanpa ada yang tahu). Maunya tanpa obat kimiawi. Ada teman yang menganjurkan belajar reiki atau juga johrei. Waduh kepanjangan. Matur nuwun sebelumnya… ^^Lihat Selengkapnya

· · · 4 Desember pukul 3:38

    • Irawati Syahriah pagi juga mbak Hesti Setiarini, maaf lho kalau menurut pengalaman saya, penyakit itu ternyata berasal dari akumulasi masalah yang kita hadapi dalam keluaarga, baik terhadap ayah ibu ,suami maupun anak-anak, ini berdasarkan ilmu yang saya dapatnya dari ust Danu yang disiarkan di MNC TV setiap hari minggu jam 4.30, dan setelah saya kaitkan dengan pengalaman pribadi ternyata benar, misalnya, saya selama ini mengalami sakit mudah capek dan masuk angin ternyata penyebabnya karena mudah mengeluh, ambien karena jengkel atau marah tapi dipendam, sakit mag karena senang ngedumel sendiri, kalau vertigo karena kalau di nasehati suami atau orang terdekat mudah tersinggung, maaf mbak ini cuma share pengalaman, solusinya kita minta ampun sm Allah kalau selama ini berbuat hal2 tsb dan mita disembuhkan agar lebih sujud dan beribadh kepadaNY serta minta maaf pada suami, kalau mau jelas bisa nonton ustadz Danu sebentar lagi di MNC TV,maaf lho mbak ini cm sharing

      4 Desember pukul 3:54 · · 4
    • Hesti Setiarini Wah..selalu early bird ya mbak Irawati. Makasih sharingnya ya. Secara medis memang katanya ada gangguan pada telinga dalam. Pernah aku baca juga tentang adanya faktor psikologis untuk penyakit ini. Ya, mungkin betul juga. Kehidupan di sini yang penuh duka selain suka. Saran mbak Ira betul sekali. Hanya pada Allaah SWT kita memohon. Terima kasih banyak. Sekarang aku lagi tune in di mnc streaming. Temanya ‘jengkel pada mertua/orangtua kan?’ ^^

      4 Desember pukul 4:10 ·
    • Irawati SyahriahHesti Setiarinibarakallahu mbak, aq juga sering bete , mbak maklumlah, semoga kita selalu di sehatkan ALLah, dan selalu menyebar manfaat

      4 Desember pukul 4:13 · · 1
    • Hesti Setiarini Ya mbak Irawati, Insya Allah. Di saat sendirian di sini (meski ada juga sedikit teman wni lain) tp di pnbb ini semua anggota sudah seperti keluarga yang selalu mengingatkan satu sama lain. Alhamdulillah.. sesuatu yang selalu aku syukuri.

      4 Desember pukul 4:21 · · 1
    • Hesti Setiarini Mas Haidi Yan..abis buka pintu pagar kok cuma urun jempol aja sih? Tak ada kata2 mutiara untukku..? ^^

      4 Desember pukul 4:35 ·
    • Heri CahyoAlhamdulillah mbak hesti sudah baikan. Blm bisa komen banyak, pake hape, om Dian masih jogging kali, hmm mana master hypnosis bu asriana dan om feri gak muncul neh? Mas dokter hafid, gadgetnya dah sembuh tah?

      4 Desember pukul 4:41 melalui seluler · · 2
    • Haidi Yan Maaf ibu Hesti Setiarini, lagi serius baca tulisan Ibu dan tulisan ibu Irawati Syahriah, sampai lupa ucap terima kasih. Semoga Ibu selalu sehat. Amin.

      4 Desember pukul 4:44 ·
    • Hesti Setiarini Alhamdulillah, meski belum 100% sembuh mas. Tapi dah kangen berat sama pnbb. Belum bisa lama2 OL jg. Lagi di luar kota ya mas Heri … iya mbak Asriana juga kelihatannya udah lama gak mencogok ya? Matur nuwun selalu untuk atensinya. Sabar nunggu komeng dan saran temen2 lain. Mas Haidi Yan… lho makasih untuk apa? Met mingguan ya mas.. ^^

      4 Desember pukul 4:49 · · 1
    • Galuh Cempaka pagi jg dik Hesti…sakit seperti itu pernah dialami adik mba..berobat medis sudah dia lakukan belum juga dia sembuh.
      Dari temannya dia dianjurkan mengkonsumsi pepaya setengah matang, namun pepayanya sangat susah dicari. Namanya azza pepaya ” vertigo”.Ciri khasnya tangkai daunnya berwarna ungu dn buahnya panjang..Entah dimana dia akhirnya dia dapatkan buah pepaya tsb,Alhamdulillah setelah dia konsumsi 1bji sakitnya lg kambuh..Kemudian biji mba tanam, sekarang mba punya dan berbuah..
      Duh gimana dik ?

      4 Desember pukul 5:20 melalui seluler · · 2
    • Galuh Cempaka Sekarang pepayanya lagi berbuah..dan ada yg setenga matang, mba mau kasih gimana dik caranya.
      Adik mba sampai sekarang sakitnya tidak pernah kambuh lagi..
      Pepaya vertigo ini kalau matang rasanya sangat manis..dan dagingnya agak keras dari pepaya biasa..
      Mba pernah upload fotonya di fb dik Hesti..
      mba mau kasih gimana dik ?

      4 Desember pukul 5:27 melalui seluler · · 2
    • Hesti Setiarini Wah…subhanallah ya mbak Galuh… ada tanaman berkhasiat seperti pepaya ‘vertigo’ itu. Andai saja ada orang yang kesini dan mau dititipin pasti aku mau sekali. Pepaya kan enak! Karena susah kalau kirim buah via pos. Terima kasih sebelumnya mbak ^^

      4 Desember pukul 6:25 · · 1
    • Galuh Cempakakalau via pos brp hr nympe dik..nant mba paket kan say..

      4 Desember pukul 8:09 melalui seluler · · 1
    • Sitie Zumaroh oh mbak Hesti Setiarini lagi sakit ya mbak…syafakillah…hanyabisa mendoakan moga lekas sembuh…dan kita belajar bersama…sepi nieh gak ada teman ngerumpi di pojokan

      4 Desember pukul 8:35 · · 2

       

       

    • Nur Muhammadian SYAFAKILLAH mbak Hesti Setiarini…Benar pak dhe Heri saya baru selesai Joging, tadi sempat baca FB lewat BB sambil joging tapi kok gak sreg karena tdk bisa nulis panjang. Benar pula yg disampaikan mbak Irawatidan bisa jadi penyakit kita akumulasi input negatif sejak nafas kita dihembuskan dalam rahim. Insya ALLOH saya inbox dalam word script selfhipnonya mbak…Dan yang terpenting adalah kita harus ikhlas menerima sakit itu. Pada bagian mana yang sakit,ikhlaskan menerimanya.Misalkan kepala, sudah lama si kepala bekerja untuk kita.Pernahkah kita berterima kasih kepada kepala? Jadi setelah ikhlas menerima sakit…Minta ampun kepada ALLOH dan minta maaf kepada kepala bahwa selama ini kurang bersyukur pada jasa-jasa kepala,kurang bersyukur atas kesehatan yang kita terima.Yang ketiga adalah memaafkan…Maafkan semua kesalahan orang-orang di sekitar kita. Melupakan tidaklah sama dengan memaafkan…Kalaupun kita sudah melupakan seseorang tapi belum memaafkan, maka itu tetap tersimpan di alam bawah sadar dan akan jadi beban selamanya. Karena itulah saya kurang sepaham dengan tradisi minta maaf setahun sekali, karena yang benar adalah segera memaafkan saat kita masih ingat kesalahan org terhadap kita. Insya ALLOH dengan menerima-meminta maaf-memaafkan plus memberi (bersedekah) sakit kita akan berkurang…Karena itulah cara kerja pikiran bawah sadar kita…WALLOHU ‘ALAM, LA HAULA WALA KUWWATA ILLA BILLAH….

      4 Desember pukul 9:25 · · 5
    • Sitie Zumaroh ‎*menyimak penjelasan om Nur Muhammadian….

      4 Desember pukul 9:45 · · 1
    • Mamane Kirana Selamat pagi juga Mb Hesti Setiarini, habis sakit rupanya, maaf baru tahu…….syafakillah wa Thohuron ya (semoga Allah menyembuhkan dan menggugurkan dosa2 dg sakit tsb, aamiin)Mb Hesti yg ramah..setiap akibat berawal dari sebab. Selain pola makan dan habits, pikiran juga mampu mempengaruhi fisik. Saya kira ada yang menjadi beban pikiran Mb.
      Coba deh dicari penyebab masalahnya sambil memohon kpdNYA serta berserah diri sembari memohon ampunanNYA, atas kesalahan maupun keteledoran kita sebagai hamba yang terbatas, bodoh dan lemah,insyaAllah, Dia akan menuntun Mb untuk menyelesaikan masalah tsb, entah berupa ide, buku2 yg dibaca atau dr masukan teman2 yg lain, pasti ada rahasia tersembunyi yang Allah hendak ajarkan kepada Mb Hesti. Dengan senantiasa mengikhlaskan apapun yang Allah berikan kepada kita dengan sudut pandang yang positif karena semuanya berarti baik bagi kita…….Bukankah Allah telah berjanji di surat Al insyirah : “Fainnamaal ‘usri yusro innamaal ‘usri yusro”, (Maka sungguh beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan), sampai di ulang 2 x. Menurut tafsir Pak Quraish Shihab, jika kita di uji (sakit, problematika hidup dll) sebenarnya solusinya sangat dekat, maka Allah memakai redaksi FA, satu masalah Allah menyediakan 2 solusi, asal kita melakukan syaratnya yaitu berikhtiar sesuai dg yg dicontohkan rasul, ikhlas menerimanya. Semoga Mb segera pulih spt biasanya. Mohon maaf bila tidak berkenan 🙂

      4 Desember pukul 10:24 · · 5
    • Heri CahyoMenyimak penjelasan bu ustadazah 😀

      4 Desember pukul 10:40 melalui seluler · · 1
    • Mamane KiranaPakde : suka gitu tuh Pakde…hhhmmmm 🙁

      4 Desember pukul 10:45 ·
    • Erryk Kusbandhono Semoga lekas diberi kesembuhan, mbak hesti…
      Bagus2 nasehat para ibu & bapak diatas, mbak…^_^

      4 Desember pukul 13:30 · · 1
    • Risma Purnama Aruan istirahat yang cukup mbak Hesti Setiarini…*big hug…:)

      4 Desember pukul 20:00 · · 1
    • Hafid Algristian aslm wr wb..
      waaaahhh menarik sekali postingannya..
      duh, mba Hesti Setiarini.. maap saya baru buka laptop.. benar kata pak Heri Cahyo, gadget saya belum sembuh benar.. hehehe..
      seperti kata pak Nur Muhammadian, syafakillah untuk mba hesti, ya, dan syafakallah juga buat gadget saya.. hehe..mba hesti, silakan coba banyak cara yang direkomendasikan di sini, termasuk pepaya vertigo milik bu Galuh Cempaka, sepertinya menarik, tuh.. dikirim via fax aja mungkin bisa *lho, hehe..*benar juga apa yang dikatakan mba Irawati Syahriah, bahwa penyakit yang kita rasakan sekarang bisa karena akumulasi emosi negatif yang menumpuk bertahun-tahun. emosi negatif ini membuat sel-sel tubuh kita rentan terhadap penyakit.

      4 Desember pukul 22:46 · · 1
    • Krisna Yudha Syafakillah…semoga bisa mengugurkan dosa-dosa …sabar dan Ikhlas denga terus berusaha…berobat ya bu Hesti Setiarini…Ganbatte

      4 Desember pukul 22:49 · · 1
    • Hafid Algristianyang mba Hesti Setiarini alami, kebetulan sel-sel otaknya yang sedang reaktif terhadap emosi negatif tersebut. penting kiranya melakukan “washout” terhadap segala macam emosi negatif yang pernah dimiliki, baik sadar ataupun tidak.baik kiranya script self hypnosis pak Nur Muhammadiandisharingkan di sini, sehingga bisa dipraktekkan juga oleh semua kawan PNBB. setuju ya, pak? hehehe..saya sendiri–meskipun mempelajari obat-obatan untuk meresepkan kepada pasien–jarang sekali menjadikan obat2an sebagai terapi utama. bisa dicoba tuh self hypnosis dari pak nur untuk meredakan gejala vertigonya.

      untuk benar-benar sembuh, perlu dimulai dari kesungguhan mba hesti sendiri. yakin sembuh, ikhlaskan semuanya, dan pasrahkan kemudahannya kepada Allah. insyaAllah kondisinya pasti lebih baik dari sekarang.

      saya sendiri sedang mendalami S-EFT, atau spiritual emotional freedom technique, untuk membantu kawan-kawan yang sedang mengalami gangguan jiwa, mulai dari yang sederhana yakni gangguan tidur, sampai mereka yang menderita skizofrenia. alhamdulillah membuahkan hasil yang baik.

      silakan search di om google, mba hesti, apa itu SEFT. insyAllah banyak kawan yang merasakan manfaatnya, lalu mengajarkannya juga kepada orang lain.

      semoga sedikit informasi ini membantu.. 😉

      4 Desember pukul 22:54 · · 5
    • Irawati SyahriahNur Muhammadiansaya pengen juga dong dapat ilmunya,kalau njenengan berkenan, ini emailnya , irawati. [email protected] id

      Senin pukul 6:50 ·
    • Irawati SyahriahHafid Algristianmakasih banyak atas penjelasannya, jazakallahu, insya Allah bermanfaat

      Senin pukul 6:51 · · 1
    • Hazil Auliasemoga cepet semubh dan pulih, jadi bisa ha ha hi hi lagi di sini…tadi sebener e mau nagih PR eh eh eh.. ternyata laporan lagi sakit… hi hi hi…

      Senin pukul 14:59 · · 1
    • Citra Dewi Semoga cepat sembuh sobat Hesti Setiarini.

      Senin pukul 15:11 · · 1
    • Hesti Setiarini Mohon maaf baru membalas komeng2 yang sangat bermanfaat atas keluhan penyakit vertigoku. Saat ini rasanya masih belum sembuh total. Nggak bisa berlama-lama OL di laptop. Sesekali bandel juga ngintip pakai hape. Dan mungkin karena pengaruh obat bawaannya jadi ngantuk, sedang energi sudah habis terkuras karena harus tetap melakukan pekerjaan2 rumah tangga, jemput anak sekolah dll. Maklum gak ada asisten di sini. Beribu terima kasih untuk semua sahabat yang sudah seperti anggota keluarga. Bersyukur aku bisa dipertemukan dengan orang-orang yang baik dan selalu ingin berbagi dalam kebaikan. Mbak Galuh … terimakasih info pepaya vertigonya. Tapi rasanya hrs dikarantina dulu kalau memposkan buah2an ke sini. Mbak Mamane Kirana … matur nuwun nasehatnya. Aku jadi lebih banyak berpikir tentang nasehat mbak selama beberapa hari ini. Semoga ada yg bisa diambil hikmah dari semuanya. Mas Nur Muhammadian…matur nuwun sebelumnya dan sangat-sangat ditunggu selfhypno di inbox ya mas. Kalau bisa di share ke teman-teman lain yang mungkin punya problem serupa, pasti lebih bermanfaat lagi. Mas Krisna Yudha,uda Hazil, Citra Dewi, Risma, Sitie, Erryk Sensei, terimakasih untuk doa2 yang tulus. Mas dokter Hafid juga terima kasih … SEFT menarik sekali. Berandai-andai bisa belajar jarak jauh yaa… ^^
 

Tags: