Oleh : Siti Zumaroh

Entah kenapa saya banyak dimasukkan kedalam komunitas-komunitas menulis, mungkin teman yang “menjerumuskan” saya itu melihat kalau saya berpotensi untuk bisa menjadi penulis (hadeeeeeeewwwwwwww sok banget bahasanya), tapi kemungkinan terbesar adalah bahwa faktanya saya banyak berteman dengan para penulis, padahal saya bukan penulis, hanya penikmat tulisan, yang berarti huungan saya dengan penulis itu hanya sebatas fans dan idolanya saja. Komunitas yang dulu saya masuki rata-rata beranggota penulis-penulis beken, saya seperti terasing ketika menyapa tidak ada anggota yang memperdulikan (lha emang siapa saya?). Akhirnya seperti tersadar dari mimpi kalau saya salah masuk komunitas, maka sayapun tidak pernah mengunjunginya.

Di grup PNBB (Proyek Nulis Buku Bareng) saya merasa dijerumuskan ke jalan yang benar, saya yang tidak punya pengalaman menulis bisa terkompori dengan sendirinya karena semua penghuninya mengangggap sebagai keluarga besar yang saling memotivasi satu sama lainnya. Tidak banyak perbedaan antara murid dan guru, semua saling memotivasi

Notifikasi nyaris tiada henti dari bangun tidur sampai tidur lagi, seakan-akan semua “penduduknya” tidak punya agenda kerja ataupun istirahat saja. Penulis yang rajin postingannya saya amati adalah anggota yang bahkan jadwal kerjanya sangat padat, tetapi di tengah-tengah kesibukannya masih menyempatkan untuk memotivasi menulis dengan cara menulis juga.

Jadi, komunitas seperti apakah yang seharusnya dimasuki oleh seorang penulis ataupun calon penulis? jawabnya hanya satu….PNBB….bravo untuk semua!