oleh: NAz Rifa

Ditulis spesial untuk seluruh anggota group PNBB

dengan ketulusan hati dan tangan serta bantuan tuts keyboard komputer di warnet 😀

semoga Allah memberkahi dan menyampaikan pesan, semangat, rasa sayang dan terimakasih saya kepada kamu/anda/sampeyan/mbak2/mas2/adek2 dan sesepuh semuadan terlebih hormat dan takzim saya untuk para guru di group ini

i will start to write my idea…1….,2….,3….^^

saya bukanlah seorang fotografer ataupun pencinta aktivitas fotografi, saya hanya seorang yang mencoba menjadi penikmat seni dan bermimpi bisa menempuh pendidikan tinggi sehingga bermanfaat bagi orang lain suatu hari nanti. hanya saja jika ada camera digital di tangan, tak tahan rasanya jika tidak memencet ‘click and then..take the picture”.

sehubungan dengan mimpi saya yang ingin sekali sekolah ke jepang, saya seringkali mencari dan menjadi penyuka gambar beraneka tema, diantaranya banyak dari yang saya temukan bertema budaya, alam, maupun seni tradisional Jepang. Tentu saja tidak tertinggal, indahnya bunga Sakura. sepertinya, ini adalah menu wajib semua pengagum negri matahari terbit itu. Dengan berbagai tema dan angle, kesemarakan mekarnya sakura seakan mampu membius mata siapa saja.

Namun apa uniknya sakura dan apa yang membuatnya seakan begitu special dibandingkan bunga lainnya? Saya pernah mengamati dan membandingkannya dengan bunga mawar, anggrek dan bunga lainnya. Mencoba melihat dari segala sudut dan dengan segala posisi setiap jenis bunga itu. Anggrek, unik, banyak varian dan mampu bertahan hidup dalam kondisi yang tidak layak sekalipun (minim perawatan-bahkan). Mawar juga memiliki ragam yang tidak sedikit. Sangat komersil. Bahkan wanginya begitu disukai. Sakura, saya perhatikan kuntum kecilnya di berbagai gambar dari dekat. Tidak ada yang istimewa. Wangikah? Ah.. bahkan saya tidak pernah tahu apakah bunga sakura itu wangi atau tidak.

Tapi satu yang selalu membuat saya takjub ketika berbicara tentang sakura, meskipun kuntum sakura itu kecil… dia senantiasa mengumpul dalam jumlah yang sangat atau bahkan luar biasa banyak dalam satu pohon, hingga hampir tidak ada yang sanggup melewatkan kesempatan indahnya berdekatan dengan kuntum-kuntum sakura, ketika ia mekar di musim semi. bias warna pink pudarnya membuat warna langit musim semi tampak begitu indah karena sakura mekar bersama-sama.

Saya pernah berfikir, betapa indahnya jika kita menjadi demikian. meskipun kecil namun bersama-sama mekar, menebar keindahan dan memberi inspirasi. terlebih sejatinya Keindahan adalah inspirasi.

Saya sangat percaya jika dilakukan secara bersama-sama nilai atau pengaruh dari sebuah kebaikan akan berlipat-lipat efektifitas dan efisiensinya. Sebagaimana juga kita rasakan saat menjalani bulan Ramadhan, kebaikan-kebaikan begitu mudah kita temukan dan kitapun begitu ringan melakukannya. mengapa? itu semua karena semua umat muslim melakukan aktivitas yang sama secara bersama-sama : puasa, tarawih dan banyak kebaikan lainnya. bahkan secara bersama-sama acara televisi juga lebih banyak berisi ajakan dan inspirasi untuk menebar kebaikan, pesan “mari berbagi kebaikan” dan “saling memaafkan” menjadi yang paling sering muncul. Pembagian makanan, sembako dan lainnya terjadi dimana-mana, musholla penuh dengan jamaah sholat, dan sholat menjadi lebih tepat waktu. Hingga hadirnya Ramadhan sering menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk memulai perbaikan kualitas hidup.

Kembali pada sakura, walaupun sakura mekar demikian indah. namun sayang, mekarnya hanya semusim. Jauh dalam hati saya bertanya bagaimana jika keindahan sakura itu terjadi dalam waktu yang lebih lama? Mungkin tidak. Karena alam telah punya ketetapan yang berjalan sesuai dengan takaranNya. Namun lebih jauh dari itu saya juga bertanya (tepatnya berharap), bisakah suasana saling menebar inspirasi ini kita pertahankan? Bukankah mekarnya sakura itu indah? Dan keindahan tidak meninggalkan apapun kecuali kebaikan bagi siapapun yang melihatnya, terlebih bagi siapapun yang pernah membersamainya.

bagi saya, begitulah PNBB, bermula dari semangat yang kecil pada awalnya, kemauan yang juga kecil pada awalnya, kemudian ditindaklanjuti dengan goresan2 yang mungkin belum begitu berarti pada awalnya. Tapi saya yakin dan percaya, PNBB jauh lebih baik dari sakura, kita punya waktu yang lebih panjang untuk terus mekar dan menebar inspirasi setiap hari..tidak hanya semusim, tapi sepanjang musim 🙂

love PNBB so much..

love u all, teman seperjuangan, seperjalanan, yang saling mengingatkan, memotivasi dan memberi inspirasi. semoga Allah membuat kita konsisten untuk bergabung dan berkarya di group ini..

saya pernah membaca bahwa “setetes tinta para ulama lebih berat dibanding setetes darah para syuhada”..maka tulislah kebaikan sebanyak-banyaknya, semangat!

wallahu’alam bish shawab

salam 😀