Saat mengikuti Training SEFT Total Solution ada satu statement pak Faiz yang luar biasa, yang tidak pernah saya dengar dari training manapun.

 

“Jadi SEFTer itu tidak perlu percaya diri…Semakin tidak percaya diri semakin baik” Lho kok? Di setiap training motivasi kita selalu diajarkan untuk percaya diri. Apapun yang kita inginkan, kalau kita yakin pasti terjadi. Lha ini malah gak boleh percaya diri. Mungkinkan bisa berhasil kalau tidak percaya diri.

“Jadi SEFTer itu harus PA… Percaya ALLOH….” Ini dia yang luar biasa…Itu baru sekelumit tentang SEFT  Total Solution. Kalau ingin merasakan yang lebih luar biasa, langsung aja dari pendiri SEFT, silakan buktikan sendiri…Insya ALLOH saya akan sharing hasil training secara bertahap…Tapi tentu saja sangat jauh bedanya dengan mendapatkan langsung dari sumbernya.

 

Konsep tidak percaya diri tapi Percaya Tuhan ini saya buktikan dan rasakan efektifitasnya. Saat mengisi sebuah pelatihan “Great Sales – Open Paradigm” di sebuah operator Telekomunikasi saya menggunakan konsep ini. Sejak awal sudah saya sampaikan ke peserta bahwa pelatihan saya tidak menggunakan slide, tidak usah mencatat, dan ikuti dengan santai. Sebagai pemateri saya berharap selesai sesi peserta berubah menjadi lebih baik tanpa menambah terlalu banyak catatan atau buku handout. Tetapi saya bersumpah di depan peserta bahwa semua perubahan yang terjadi karena Kuasa Tuhan, bukan karena saya atau ilmu yang saya gunakan. Ternyata dengan cara itu saya lebih nyaman, semangat dan tenang.

 

Setelah sesi pelatihan saya menawarkan therapy penyembuhan kecanduan merokok dan phobia, ternyata banyak sekali yang berminat. Saya jadi grogi megetahui banyaknya peminat, karena saya belum pernah berhasil membantu penyembuhan kecanduan rokok dengan menggunakan egostate maupun hypnosis. Namun saya ingat pesannya pak Faiz bahwa semakin grogi semakin baik, berarti lebih menerapkan Percaya ALLOH. Maka saya lakukanlah SEFT penyembuhan kecanduan merokok.

 

Saya awali dengan menyalami client dan bersumpah bahwa bukan saya atau SEFT yang nanti menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah ALLOH. Setelah Setup saya minta client menghisap rokoknya, saya minta dia menghisap dalam-dalam dan menikmati asap rokok dan mempertahankan rasa nikmatnya selama saya tapping. Selesai satu putaran saya minta dia coba merokok dan merasakan apakah ada perubahan. Ternyata client merasakan berkurangnya kenikmatan merokok. Saya tapping lagi satu putaran pendek, client semakin tidak bisa menikmati rokoknya. Setelah lima putaran pendek client merasakan rokoknya jadi ‘ampang’ dan tidak tertarik merokok. Saya sangat bersyukur kepada ALLOH dan memohon agar satu keberhasilan ini tidak membuat saya percaya diri.

 

Satu client, atas kuasa ALLOH, berhasil menghentikan keinginan merokoknya. Client yang kedua ternyata seorang gadis cantik… Apa yang saya lakukan? Apakah saya berhasil membantu? Jangan ke mana-mana…Baca dulu tulisan-tulisan teman-teman yang lain,Insya ALLOH saya kembali…..

 

********

Gambar diambil dari sini

 

Tags: , , , , , , , ,