Oleh Haidi Yan di PNBB – Proyek Nulis Buku Bareng

Bulan Okteber hingga Desember 2011, sudah ratusan lebih cerita telah ku baca, baik dari pengarang luar yang telah di terjemahkan, pengarang nasional, hingga lokal (Kaltim), baik cerita anak, cerita cinta, humor, misteri, glanyengan, fiksi mini, dan bahkan ada beberapa cerita yang sengaja dibaca berulang-ulang, untuk mencermati cerita dari berbagai sudut pandang ku sendiri.

Cambuk ini bermula dari putriku, yang kebetulan memiliki kesukaan yang sama yaitu suka membaca. Pada saat di toko buku, kami berdiri berdampingan, tanpa sengaja tangan mengambil buku yang sama, membacanya sambil berdiri dan ketika meletakan buku itu juga bersamaan. Karena buku itu tidak terlalu tebal, bisa kami baca sambil berdiri, sudah selesai.

Saat itu putriku mengatakan : “Pak, senangnya, jika di antara buku-buku ini, kita pengarangnya, bagaimana rasanya?”

Aku justru merasa mendapat tantangan. Pembicaraan berlanjut hingga ke rumah. Hasilnya kami sepakat membuat target, pada tahun 2012, paling sedikit menulis 60 cerita, semoga bisa diterbitkan.

Putriku sangat mengerti, kelemahan ku dari sisi ejaan : awalan, akhiran, sisipan dan lainya, walau punya ide segerobak. Sehingga aku minta putriku memperbaiki tulisanku dari sisi ejaan, itu bagian putriku, bagianku adalah menulis cerita. Tentang ide cerita dan lain sebagainya akan didiskusikan berdua.

“Target” yang akan dicapai dalam suatu batas waktu tertentu, tampaknya akan membuat suasana hati melangkah lebih stabil untuk tetap menulis. Tentang kekurangan dan kelemahan, kita yakin tidak ada manusia yang sempurna, namun bisa diupayakan melalui kerjasama dengan orang lain dan terus belajar-belajar-belajar serta berlatih. [Haidi : 08.12.2011]