Oleh: Risma Purnama Aruan

 Hambatan menulis itu biasanya rasa malas! Jika rasa malas ini sudah mencogok biasanya saya akan menjadi ratu alasan, ga punya waktulah, lagi sibuklah, pc problem lah, lagi ada masalah hatilah alias lagi ga mood, lagi ga ada idelah,apa saja bisa jadi alasan! Pernah saya hampir dua minggu tak menulis apa apa, boro boro bikin notes yang dipublish, bikin catatan dinding saja tidak, apalagi kasih ide atau komentar. Ughhhh…si Ratu Alasan dan si Raja Malas saat itu sedang bersanding di pelaminan, tak bisa di ganggu, hehehe…

Jika sudah dalam keadaan terpojok begitu, tanpa tulisan saya mulai mencari cara, bagaimana kesannya supaya dinding saya tetap ada corat coretnya. Cara yang paling gampang adalah Copy Paste, catatan dari lapak tetangga, tentunya dengan mencantumkan sumber tulisannya. Saya akan menelusuri catatan catatan atau dinding sahabat saya yang bisa merangsang saya untuk mengusir rasa malas itu. Biasanya saya memilih tulisan tulisan ringan , seperti humor yang tak harus mikir tapi bikin ketawa. Pancingan ini biasanya berhasil untuk saya memberi komentar dulu. Seiring makin banyaknya koment yang harus saya jawab, akhirnya saya memutuskan untuk menulis saja sebuah catatan.

Ada cara lain mengatasi hambatan menulis, yaitu dengan menikmati coffee dan pastel. Istilah ini saya pakai untuk menikmati duduk santai sambil ngopi dan makanan gorengan hangat. Sambil menikmati aroma kopi dan hangatnya camilan,saya membiarkan pikiran tenang dulu . Saya mencoba ingat ingat kembali pada saat saya belum pernah menulis sama sekali,masih malu malu, tak punya ide, tak punya kreativitas. Tentulah masa masa itu adalah masa yang sangat membosankan. Kemudian saya akan melihat lihat kembali catatan catatan lama saya, ah..ternyata masih banyak yang belum saya tuliskan, catatan saya belum sempurna. Nah, mulailah gairah saya untuk menulis muncul kembali. Ingin membuat catatan yang lebih baik dari yang kemarin.

Selain cara cara di atas, jika saya lagi malas menulis, saya menceritakan kegiatan tulis menulis saya pada teman saya. Jika teman saya terbakar hasratnya ingin menulis, terlebih saya. Saya mengatasi hambatan menulis dengan cara memotivasi orang lain. Menularkan virusnya. Melihat orang lain yang tak pernah menulis menjadi menulis membuat saya ingin menulis lagi. Rasa malaspun pergi tertular motivasi menulis dari orang lain. Nah, kalau Anda malas membaca tulisan saya ini, cobalah Anda membuat tulisan sendiri. Selamat mencoba.

Salam PNBB, jangan malas menulis! 😉

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,