Oleh: Siti Zumaroh

Saya tidak bisa menulis!…itu hanya satu alasan bagi orang yang enggan menulis, ada memang yang tidak bisa menulis yaitu orang yang tidak punya tangan, tapi tentu saja itu aktifitas menulis secara fisik, nyatanya kalau dia punya otak dia bisa menghasilkan tulisan dengan cara mentransfer ide-idenya kepada orang lain yang punya tangan untuk mengetik di atas komputer atau menulis di atas kertas.

Satu yang pasti bagi saya hambatan dalam menulis adalah takut dan malu, takut dan malu seandainya tulisan saya tidak berkenan di hati para pembaca yang berakibat dicerca, diledek, dijauhi, dll, karena dua hal tersebut maka aktifitas saya dalam menulis seringkali terhambat, akibatnya penyakit malaspun merasuki pikiran ketika dua penyakit itu datang, padahal banyak ide yang sebenarnya bersliweran menari-nari di otak yang minta untuk segera di transfer kedalam suatu tulisan agar tidak rontok berhamuran

Mencari waktu yang kondusif, mencari tempat yang nyaman, menyediakan camilan yang enak…membayangkan berada di suatu tempat di awah pohon yang rindang ditemani laptop di pangkuan, sebelah kanan camilan sekaleng kripik singkong keju, belakang bantal empuk, dan lain-lain…ooohhhhh tidakkkkk…itu hanya akan membuat saya nantinya mendengkur di bawah pohon bukannya menghasilkan tulisan…itu hanya alasan yang saya buat-buat ketika pikiran tidak juga mau diajak berkompromi untuk menulis.

Nyatanya? saya tidak pernah mengagendakan untuk menulis sesuatu, hanya ketika keinginan untuk menuliskan itu datang dan saya bisa mengalahkan rasa malas, maka saya akan langsung menulis, menulis diantara sederet aktifitas saya sebagai pedagang yang tentu saja melayani pembeli

Maka, menulislah tanpa banyak alasan….