Oleh: Mamane Kirana

 

Awalnya hanya sebuah keinginan untuk mampu menulis, memanfaatkan peluang yang ada disela-sela kesibukan agar tak ada waktu yang terbuang. Nyatanya ketika ide muncul, hati berkilah, di simpan di otak dulu ah, nanti begitu longgar baru dipindah. Pada saat itu, tak segera dicatat dalam notes, buku atau di hp, alhasil ide-ide bagus pada berhamburan hilang tak berbekas. Inilah buruknya menunda.

Dari pengalaman ini, sayapun merasa sayang dan kecewa.Sehingga tulisan saya jarang muncul di PNBB. Ketika suatu hari, hati tertantang untuk menulis sebuah buku, baru menyadari perlunya sebuah gagasan dan bagaimana menggalinya.

Aha…..dapat sebuah ide, salah satunya yaitu pake rekaman yang ada di hp saya, kenapa tidak. Karena kadang kala saya lupa membawa catatan. Dan kalau saya tulis di hp, mata saya hanya akan tertuju ke layar hp, bahaya kalau pas lagi menyebrang jalan , uuppss. 🙂

Selanjutnya, gagasan/ide bisa didapat dari hobbi yang kita tekuni, catat poin-poin penting yang terlintas didalam benak anda.

Menggunakan teknik Mind Map seperti yang ditulis oleh Tony Buzan, menganalisis dan mengembangkan ide dari sebuah kata kunci. Akan sangat membantu.

Menulis, erat kaitannya dengan membaca. Karenanya perbanyaklah membaca buku dan membaca apa saja yang ada disekitar kita.

Mendaftar kemungkinan  kendala apa saja yang muncul dalam menulis, bahkan yang pernah muncul sekalipun dalam keseharian. Sertakan pula dengan berbagai pertanyaan seputar kendala dan jawaban yang terpikirkan.

Terakhir sering-seringlah bertukar pikiran dengan orang yang lain terutama orang yang ahli dibidang yang kita tanyakan. Intinya berbicara, bertanya, mendengar, melihat dan membaca. Lalu jadilah tulisan. Selamat menulis.

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,